300x600 adsense
336x280 adsense
Masa-masa setelah melahirkan buah hati mungkin merupakan masa yang paling membahagiakan, namun masa ini juga merupakan waktu penyembuhan dan penyesuaian bagi ibu. Masa-masa ini disebut dengan postpartum atau mungkin yang lebih dikenal dengan masa nifas. Istilah ini merujuk pada enam minggu pertama setelah melahirkan. Masa nifas merupakan masa yang penting bagi ibu dan bayi. Namun, selain penting, masa ini juga terkadang memberi kesulitan tersendiri bagi ibu. Penyesuaian apa saja yang akan seorang ibu alami, hal apa saja yang perlu dilakukan? Berikut akan kami bahas satu per satu.
![]() |
| Masa Nifas Harus Di Lalui Ibu Setelah Melahirkan. Hal Apa Saja Yang Terjadi Selama Nifas??? Cari Tahu Selengkapnya. |
Rutinitas baru sebagai seorang ibu
Beradaptasi ke dalam rutinitas sehari-hari setelah melahirkan akan memberikan tantangan tersendiri, terutama jika Anda baru menjadi seorang ibu. Walau menjaga dan merawat bayi Anda adalah hal yang penting, perlu diingat bahwa kesehatan diri Anda juga penting.
Kebanyakan ibu yang baru melahirkan tidak kembali bekerja setidaknya selama 6 minggu setelah melahirkan. Jeda ini memberikan waktu bagi ibu untuk beradaptasi terhadap lingkungannya yang baru. Karena bayi baru lahir harus diberi makan dan diganti popoknya secara rutin, maka besar kemungkinan bahwa akan mengalami kekurangan tidur. Hal ini kadang bisa menjadi sangat melelahkan dan membuat frustrasi. Namun, kabar baiknya, Anda akan cepat terbiasa dengan hal ini.
Sementara Anda berusaha beradaptasi, Anda dapat mencoba hal-hal berikut untuk mempermudah masa transisi Anda:
- Banyak istirahat: Tidurlah sesering dan selama mungkin ketika Anda memiliki kesempatan agar Anda tidak mudah kelelahan. Bayi baru lahir biasanya akan terbangun setiap dua hingga tiga jam. Anda dapat ikut tidur sementara bayi Anda tidur.
- Cari pertolongan: jangan ragu untuk menerima bantuan dari keluarga atau teman Anda. Sementara tubuh Anda memerlukan waktu untuk sembuh, pertolongan mereka akan sangat membantu untuk memberikan ruang dan waktu yang cukup bagi Anda untuk beristirahat.
- Konsumsi makanan bernutrisi dan sehat: Menjaga pola makan dapat mempercepat penyembuhan Anda. Tingkatkan konsumsi gandum, sayur, buah, dan protein. Jangan lupa pula untuk minum air putih dalam jumlah banyak, terutama jika Anda menyusui.
- Berolahraga: Tanyakan pada dokter Anda apakah Anda boleh berolahraga. Mulailah dari aktivitas ringan yang tidak terlalu menguras tenaga. Anda dapat berjalan di sekitar rumah, melihat-lihat pemandangan sekitar dapat meningkatkan tenaga Anda.
Perubahan dalam hubungan dengan suami
Bayi baru lahir merupakan hal baru bagi seluruh angggota keluarga dan dapat mengubah dinamika hubungan Anda dan pasangan. Selama masa nifas, Anda dan pasangan juga mungkin akan lebih jarang menghabiskan waktu bersama yang berkualitas. Hal ini dapat menjadi beban, dan tentu saja Anda harus memiliki jalan keluarnya.
Sebagai permulaan, bersabarlah. Pahami bahwa semua pasangan yang memiliki bayi baru lahir juga mengalami hal serupa. Anda dan pasangan hanya memerlukan waktu untuk beradaptasi dan segalanya akan segera membaik. Mengurus bayi baru lahir akan semakin mudah dari hari ke hari.
Ingatlah, komunikasi merupakan hal yang penting dalam keluarga. Jika seseorang merasa tidak diperhatikan—baik itu pasangan Anda maupun anak yang lebih tua, bicarakan hal tersebut dan coba pahamilah mereka. Walau bayi membutuhkan perhatian yang besar, Anda tidak perlu merasa bersalah saat harus menghabiskan waktu berkualitas berdua bersama pasangan Anda.
Baby blues atau bahkan depresi postpartum
Jika Anda mengalami baby blues pada masa postpartum, hal tersebut adalah hal yang wajar. Hal ini biasa terjadi beberapa hari setelah melahirkan dan dapat bertahan hingga dua minggu. Dalam sebagian besar kasus, Anda tidak akan mengalami gejalanya sepanjang waktu dan derajat gejala Anda dapat bervariasi. Sekitar 70-80% ibu mengalami perubahan suasana hati yang tidak menentu atau mood swings setelah melahirkan. Gejala-gejala yang dapat Anda rasakan antara lain adalah rasa mudah marah, insomnia, kesedihan, perubahan suasana hati, dan kelelahan.
Jika gejala Anda bertahan selama lebih dari dua minggu, Anda mungkin harus berkonsultasi ke dokter. Baby blues yang bertahan lebih dari dua minggu dapat mengindikasikan Anda mengalami depresi postpartum. Gejala yang menyertainya antara lain adalah rasa bersalah, tidak berharga, dan gangguan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
Perubahan pada tubuh
Tidak hanya emosi dan suasana hati, tubuh Anda pun ikut berubah setelah melahirkan. Penurunan berat badan tidak akan terjadi dalam waktu singkat, jadi tentu saja Anda harus bersabar. Jika dokter sudah mengizinkan Anda berolahraga, Anda dapat memulai dengan latihan ringan yang kemudian bertahap menjadi lebih intens dan berat. Menurunkan berat badan juga harus diimbangi dengan pola makan yang sehat dan seimbang. Apa saja perubahan yang akan terjadi pada tubuh Anda di masa nifas?
1. Perubahan berat badan
Setiap ibu baru melahirkan mengalami penurunan berat badan yang berbeda-beda kecepatannya, jadi tidak usah membandingkan tubuh Anda dengan tubuh wanita lain. Menyusui juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan karena akan meningkatkan pembakaran kalori.
2. Payudara penuh dan bengkak
Selain berat badan, rasa penuh dan bengkak di payudara juga mungkin akan mengganggu Anda. Tenang saja, rasa bengkak dan penuh ini akan membaik seiring dengan berjalannya waktu. Untuk meringankan rasa tidak nyamannya, Anda dapat mengompres payudara Anda. Jika puting Anda terasa sakit, Anda dapat menggunakan krim khusus untuk meredakan perihnya.
3. Nyeri perineum
Setelah melahirkan, daerah di sekitar vagina dan rektum (perineum) Anda mungkin akan membutuhkan perhatian khusus. Daerah ini biasanya akan teregang dan robek saat melahirkan. Untuk membantu penyembuhannya, Anda dapat melakukan senam kegel, mengompres dingin daerah ini, dan duduk di atas bantal untuk mengurangi nyerinya.
4. Perdarahan vagina
Anda juga mungkin akan mengeluarkan cairan dari dalam vagina Anda. Hal ini wajar terjadi dalam dua hingga empat minggu setelah melahirkan dan merupakan proses untuk mengeluarkan darah dan jaringan dari rahim Anda. Anda dapat menggunakan pembalut hingga cairan vagina Anda berhenti. Jangan menggunakan tampon dan mencebok area kemaluan Anda sebelum dokter mengizinkannya karena dapat memperbesar risiko infeksi. Jika cairan vagina Anda berbau atau darah yang keluar sangat deras, Anda harus segera menghubungi dokter.
5. Kram perut
Rahim yang mengecil setelah melahirkan juga dapat menimbukan keram perut. Rasa nyeri ini akan berkurang seiring waktu, Anda dapat menanyakan pada dokter Anda mengenai obat apa yang aman untuk Anda konsumsi.
Kesimpulan
Masa setelah melahirkan dapat menjadi masa yang penuh tantangan bagi Anda para ibu dan keluarga. Akan tetapi hal ini akan membaik seiring dengan berjalannya waktu. Jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter jika Anda memiliki kekhawatiran berkaitan dengan kondisi Anda baik fisik maupun mental.
Sumber = https://hellosehat.com

0 Response to "Masa Nifas Harus Di Lalui Ibu Setelah Melahirkan. Hal Apa Saja Yang Terjadi Selama Nifas??? Cari Tahu Selengkapnya. "
Posting Komentar