Wajibkah Minum Susu Saat Hamil??? Cek penjelasannya Disini!!!

300x600 adsense
336x280 adsense
Pernahkah anda mendengar bahwa seorang ibu hamil harus minum susu agar bayinya sehat. Sebenarnya hal tersebut tidak sepenuhnya salah, akan tetapi pada kenyataannya tidak semua ibu hamil doyan dengan susu sapi. Bahkan, kadang-kadang sampai susah payah bila minum susu dan akhirnya malah muntah.

Wajibkah Minum Susu Saat Hamil??? Cek penjelasannya Disini!!!

Jika susu menjadi bahan makanan yang identik dengan kebutuhan ibu hamil, sekilas memang wajar. Kandungan nutrisi yang terkandung di dalam susu terutama susu sapi, seperti kalsium, protein, lemak, vitamin, dan mineral dianggap sudah komplit dan perlu bagi kesehatan ibu dan janin. Khusus bagi ibu hamil, beberapa produsen susu bahkan menambahkan komposisi ekstra ke dalam produknya, berupa asam folat, kolin, AA, DHA, dan lain sebagainya. Hal ini dipercaya mampu mencegah bayi lahir dengan berat badan rendah atau cacat, sekaligus membuatnya pintar sejak berada dalam kandungan. Itu sebabnya, banyak orang percaya, minum susu saat hamil merupakan suatu kewajiban.


Menariknya, di saat yang sama, kebutuhan untuk mengkonsumsi makanan bergizi seimbang justru kurang diperhatikan.  Kadang seorang ibu hamil rutin minum susu tapi malah lupa mengkonsumsi makanan yang bergizi, seperti tahu, tempe, ikan, kacang-kacangan, sayur-sayuran, atau buah-buahan. Padahal semua kandungan nutrisi yang terdapat dalam susu bisa dipenuhi dari makanan. Bahkan, lebih aman.
Siapapun tidak menampik bahwa kehamilan merupakan peristiwa yang sangat berharga, dan untuk menjalani kehamilan serta melahirkan bayi yang sehat, ibu harus cukup nutrisi. Begitu pentingnya, Elson M. Haas, MD, dalam bukunya Staying Healthy with Nutrition, bahkan mengatakan, kata kunci bagi ibu hamil adalah “makan”. Ini disebabkan, “Saat hamil, seorang ibu memerlukan tambahan asupan kalori, protein, kalsium, zat besi, seng, vitamin B, serta vitamin lain dan mineral,” tulisnya. Tapi bukan berarti ibu hamil harus makan dalam porsi dobel untuk ibu dan bayinya. Itu adalah mitos yang salah.
Menurut Dr Ahmad Mediana, SpOG, ahli kandungan dan kebidanan dari RSIA Kemang Medical Care, Jakarta, tambahan kalori yang diperlukan oleh ibu hamil adalah sekitar 300 kkal/hari. Jumlah ini bisa diperoleh dari segelas jus alpukat tanpa gula, sebuah muffin pisang, atau sandwich gandum berisi seiris fillet ikan dan sayuran.  Jumlah kalori tersebut juga setara dengan dua gelas susu sapi. Namun, minum sedikitnya dua gelas susu dalam sehari belum menjamin kebutuhan nutrisi ibu hamil, termasuk ketika susu tersebut sudah diformulasikan dengan zat-zat tambahan yang diklaim sangat diperlukan ibu hamil. “Memenuhi kebutuhan nutrisi bukanlah sekedar memasukkan zat-zat esensial ke dalam tubuh,” tutur Dr Ahmad.
Banyak kalangan menilai, pesan yang disampaikan dalam sebagian besar iklan susu berisiko membentuk pola pikir bahwa susu merupakan makanan ideal yang “wajib” dikonsumsi oleh ibu hamil. Kondisi seimbang tidak mencakup makanan secara fisik saja, namun juga “makanan” bagi jiwa. Jalani kehamilan dengan penuh rasa syukur dan ikhlas. Ajak suami dan keluarga untuk melewati peristiwa bahagia ini bersama-sama. Ciptakan kesempatan untuk mengobrol ringan, saling menatap mesra atau mengobral kalimat “I love you”, tanpa harus ditemani segelas susu.








Sumber = http://www.ummi-online.com/
336x280 adsense dan 300x250 adsense

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wajibkah Minum Susu Saat Hamil??? Cek penjelasannya Disini!!!"

Posting Komentar