Tak Banyak Diminati, Itulah Fenomena Saat Ini Yang Menimpa Kaum Wanita Di Jepang. Penyababnya Adalah Hal Sepele

300x600 adsense
336x280 adsense
Urusan membuat video game dan karakter animasi, Jepang masih menjadi juaranya.
Nah, kali ini Jepang kembali akan memanjakan para gamers sekaligus pecinta anime dengan temuan baru mereka yang luar biasa.

Baca Juga => Dipaksa Melayani 110 Pria Hidung Belang Dalam 22 Jam
Tak Banyak Diminati, Itulah Fenomena Saat Ini Yang Menimpa Kaum Wanita Di Jepang. Penyababnya Adalah Hal Sepele


Tak Banyak Diminati, Itulah Fenomena Saat Ini Yang Menimpa Kaum Wanita Di Jepang. Penyababnya Adalah Hal Sepele
Tak Banyak Diminati, Itulah Fenomena Saat Ini Yang Menimpa Kaum Wanita Di Jepang. Penyababnya Adalah Hal Sepele
Yups, sebuah perusahaan Jepang memberi kesempatan kepada pemainnya untuk menikahi pacar virtual mereka dalam upacara pernikahan nyata, tentu saja dengan bantuan teknologi VR.
Tak Banyak Diminati, Itulah Fenomena Saat Ini Yang Menimpa Kaum Wanita Di Jepang. Penyababnya Adalah Hal Sepele



Dirangkum TribunTravel.com dari laman Odditycentral.com, sekilas Niitzuma LovelyxCation sama seperti romansa dan simulator kencan lain yang sedang digandrungi di Jepang.
Ada Yuki Isurugi (rambut hitam panjang), Aiko Kurihara (rambut coklat pendek), atau Nono Naruse (rambut pirang) yang akhirnya bisa kamu nikahi.
Eits, jangan dikira cuma ilusi pernikahan di dunia maya, ya.
Perusahaan ini berencana untuk mengatur pernikahan dengan kehidupan nyata bagi "calon pengantin pria" di sebuah kapel yang sebenarnya, di mana mereka dapat bertukar janji dengan kartun mereka yang mereka cintai.
Niitzuma LovelyxCation dijadwalkan meluncur pada tanggal 28 April, namun Hibiki Works, pembuat video game itu, telah mengumumkan bahwa upacara pernikahan khusus akan diadakan pada tanggal 30 Juni, di sebuah lokasi yang tidak diungkapkan di Tokyo.

Perusahaan ini tampaknya yakin akan menemukan banyak calon pengantin pria untuk tiga karakter anime-nya.
Para pemain laki-laki, semuanya harus mengenakan tuksedo untuk acara besar tersebut,
Mereka akan dipasangi headset realitas maya saat mereka menuju ke altar kapel yang belum diungkap di mana tunangan virtual mereka dilangsungkan.
Mereka bisa bertukar sumpah, menyatakan cinta satu sama lain dan mengatakan "ya, aku bersedia".
Hibiki Works telah memperjelas, ini bukanlah pernikahan massal.
Setiap pengantin pria akan mengalami menikah dalam acara pribadi.
Mereka dikelilingi oleh keluarga dan teman, atau hanya rekan otaku lainnya yang memiliki hasrat untuk simulasi kencan.
Kamu pasti bertanya pada diri sendiri, siapa makhluk di Bumi ini yang ingin melakukan hal gila seperti itu?
Asal kamu tahu guys, simulator kencan gaya anime semacam ini sangat besar di Jepang.
Kencan di kehidupan nyata malah tidak populer di Jepang.
Hal ini dibuktikan dengan data yang menunjukkan 1 dari 3 pria Jepang tetap lajang seumur hidup.
Begitu banyak orang yang benar-benar beralih ke teknologi untuk mengisi kekosongan hati dalam kehidupan mereka.



Sumber = http://www.tribunnews.com
336x280 adsense dan 300x250 adsense

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tak Banyak Diminati, Itulah Fenomena Saat Ini Yang Menimpa Kaum Wanita Di Jepang. Penyababnya Adalah Hal Sepele"

Posting Komentar